Jumat, 11 April 2014

Terapi Kanker Serviks, Caranya ?

Terapi Kanker Serviks, Caranya ?



 



Terapi Kanker Serviks - Kanker serviks merupakan kanker ganas yang terbentuk dalam jaringan serviks (organ yang menghubungkan uterus dengan vagina). Ada beberapa tipe kanker serviks. Tipe yang paling umum dikenal adalah squamous cell carcinoma (SCC), yang merupakan 80 hingga 85 persen dari seluruh jenis kanker serviks. Infeksi  Human Papilloma Virus (HPV) merupakan salah satu faktor utama tumbuhnya kanker jenis ini. 

Tipe-tipe lain kanker serviks seperti adenocarcinoma, small cell carcinoma, adenosquamous, adenosarcoma, melanoma dan lymphoma, merupakan tipe kanker serviks yang langka yang tidak terkait dengan HPV. Beberapa tipe kanker yang telah disebutkan, tidak dapat ditanggulangi seperti SCC. 

Yayasan Kanker Indonesi mencatat bahwa kanker serviks merupakan pembunuh nomber satu pada wanita. Data yang didapat menurut WHO menunjukan bahwa Indonesia merupakan negara tertinggi penderita kanker serviks.

Meskipun penyumbang tertinggi kanker serviks adalah virus papiloma manusia yang berkembang dan menyerang imunitas tubuh. Akan tetapi, harus diperhatikan juga karena pencemaran bahan kimia , makanan dan minumana yang mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, penyedap rasa memicu timbulnya kanker serviks. Adapun untuk wanita peroko aktif, zat adiktif yang terkandung pada rokok pemicu utama kanker serviks.

TERAPI KANKER SERVIKS

Banyak Tumbuhan di Indonesia yang terbukti mampu mencegah maupun mengobati kanker. Meski perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut, sejumlah tanaman seperti kunyit putih, tapak dara, daun dewa hingga benalu telah digunakan untuk terapi kanker serviks. Banyak yang berhasil sembuh sehingga pengobatan tradisional pun menjadi tumpuan harapan baru bagi para penderita kanker. Berikut ini adalah beberapa tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai terapi kanker serviks :


http://sukses-tpa.com 


  1. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya
  2. BENALU. Senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).
  3. Tanaman Sarang semut. Tanaman sarang semut mengandunng flavonoid, tookoferol, polifenol, anti oksidan, anti kanker .Kandungan flavonoid mampu menghentikan perkembangan aktif dari sel kanker serviks, menghambat siklus pembelahan sel, tubuh mendapatkan kekebalan tubuh. Uniknya, tumbuhan ini memiliki rongga di dalam umbinya seperti tempat berinteraksi semut. Rebusan sarang semut yang dikonsumsi setiap hari secara teratur mendapatkan hasil postif kearah penyembukan bagi penderita kanker serviks.
  4. Kunyit Putih. Kunyit yang memiliki warna putih bukan kuning, bentuk rimpangnya putih dan bulat. Di Indonesia kunyit putih dikenal juga dengan temu puteri atau temu rapet. Kunyit putih mengandung minyak atsiri yang diduga dapat mengatasi pembengkakan (anti-inflamasi) dan meningkatkan kekebalan tubuh (immunostimulan) serta antioksidan. Penelitian ini didukung oleh American Institute of Cancer untuk mencegah kanker. Konsumsilah rebusan kunyit putih secara teratur setiap hari untuk mencegah kanker serviks.
  5. Keladi Tikus. Tanaman Keladi tikus berhasiat untuk menonaktifkan sel kanker, mematikan jaringan sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker. Keladi tikus mengandung ribosome inacting protein (RIP), zat antioksidan dan zat antikurkumin. Pernyataan tentang keladi tikus menyembuhkan kanker di dukung penelitian Prof Dr chris KH Theo dari Universitas Sains Malaysia.
  6. Daun Sirsak. Daun sirsak telah diteliti sejak dulu berkhasiat menmbunuh sel-sel aktif kanker , membantu sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan dan juga mencegah radikal bebas. Buatlah rebusan daun sirsak dari 2 sampai 3 daun sirsak muda dan utuh, rebus selama 20 menit kemudian saring dan konsumsi air selagi hangat atau dingin.
  7. Tapak Dara. Tanaman untuk terapi kanker serviks ini mengandung senyawa yaitu vinkristin dan vinblastin yang memiliki khasiat menumpas sel kanker. Adapun untuk membaut ramuan dari daun tapak dara harus dicampurkan dengan buah adas, kulit kayu pulasari, gula merah kemudian direbu dengan tiga gelas air dan air rebus diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas.
  8.  
Itulah tanaman yang dapat digunakan sebagai terapi kanker serviks. Semoga artikel mengenai terapikanker serviks diatas dapat bermanfaat untuk anda. Selamat mencoba …. :)


 


 


Terapi Kanker Serviks, Caranya ?